Tetes-tetes air dari unit AC indoor memang mengkhawatirkan — basah dinding, karpet, bahkan alat elektronik. Kabar baiknya: sebagian besar kasus AC bocor air berasal dari masalah yang sama dan bisa dicegah dengan perawatan rutin.
Penyebab paling umum: drainase tersumbat
AC menarik kelembapan udara lalu membuangnya lewat selang drainase. Lama-kelamaan lumpur, lumut, dan debu menyumbat saluran ini sehingga air tumpah ke ruangan — bukan mengalir keluar. Ini penyebab yang paling sering ditemui pada kasus kebocoran air AC.
Cara cek: lihat ujung selang drainase di luar ruangan. Saat AC menyala, seharusnya menetes air secara teratur. Kalau kering sementara unit indoor basah, hampir pasti drainase tersumbat.
Penyebab lain yang perlu dicek
- Filter dan evaporator kotor — debu menebal, air kondensasi tidak mengalir ke bak penampung lalu tumpah.
- Instalasi miring — unit indoor harus sedikit miring ke arah saluran drainase. Kalau posisinya justru berlawanan, air meluap. Ini sering terjadi setelah AC dipindah-pasang ulang.
- Bak penampung retak atau lepas — sambungan selang kendur.
- Pompa drainase mati (pada AC cassette/standing) — pompa kecil ini mengalirkan air; kalau mati, air naik dan tumpah.
- Kelembapan ekstrem — di udara sangat lembap, kondensasi berlebih bisa melebihi kapasitas drainase sementara.
Yang bisa dilakukan sendiri
- Matikan AC, buka panel, cuci filter.
- Bersihkan ujung selang drainase (bisa ditiup atau disedot).
- Letakkan wadah sementara dan gunakan AC dengan hemat sampai diperbaiki.
Kapan panggil teknisi
Kalau air tetap tumpah setelah filter bersih dan drainase dicoba dilepas — atau kalau instalasi unitnya miring — minta teknisi untuk cek menyeluruh. Bisa jadi digabung dengan cuci AC berkala supaya sekali datang dua masalah selesai. Panduan teknisi lengkap ada di service AC Cirebon.
Jangan dibiarkan: risiko bocor air
Air yang terus-menerus menetes dari unit indoor bukan cuma mengganggu:
- Dinding dan cat menggelembung — kerusakan estetika yang mahal diperbaiki.
- Rembesan ke bawah — di rumah bertingkat, lantai bawah yang terkena bisa lebih parah.
- Lumpur dan lumut di dalam unit — lingkungan lembap jadi sarang jamur yang terbawa angin AC.
- Kerusakan listrik — air yang mengalir ke komponen elektronik unit bisa memicu kerusakan lebih berat.
Drainase yang benar
Instalasi drainase yang sehat punya tiga ciri: kemiringan turun terus-menerus dari unit ke keluaran (tanpa titik tertinggi di tengah), selang tanpa lekukan tajam yang bisa menjadi kantong udara, dan keluaran terbuka — bukan terendam. Kalau AC baru dipasang dan langsung bocor, kemungkinan besar masalahnya di instalasi, bukan unitnya. Panggil teknisi pemasang untuk pemeriksaan ulang.
Checklist untuk teknisi yang datang
- Bongkar unit indoor dan cuci bak penampung kondensat.
- Suntik/bilas saluran drainase sampai aliran lancar.
- Cek kemiringan instalasi dan posisi selang.
- Cek pompa drainase (untuk cassette/standing).
- Uji dengan menuang air ke bak penampung sampai aliran keluar lancar.
Masalah berulang biasanya tanda unit jarang dicuci — mulai dari jadwal cuci rutin.
Foto utama: File:Water dripping from an air conditioning unit onto a black container at a residential property during a hot summer day.jpg oleh Shixart1985 — CC BY 2.0, via Wikimedia Commons.