Lewati ke konten
PasarCirebon PasarCirebon Portal Lokal Cirebon
Oleh-Oleh

Kerupuk Melarat: Kerupuk Pasir Khas Pesisir Cirebon

Kerupuk melarat adalah kerupuk khas pesisir Cirebon yang digoreng tanpa minyak — cukup pasir panas. Kenali ciri khasnya dan tips memilihnya sebagai oleh-oleh.

PasarCirebon 03 Oktober 2026 3 menit baca Informasi diperiksa: 3 Oktober 2026

File:Kerupuk mlarat.JPG

Kerupuk melarat adalah kerupuk khas pesisir utara Jawa — termasuk Cirebon — yang unik karena cara memasaknya: digoreng tanpa minyak, cukup dengan pasir panas. Pasir disangrai sampai sangat panas, lalu irisan tipis adonan tapioka dimasukkan sampai mengembang sempurna.

Mengapa dinamai “melarat”?

Nama “melarat” berkaitan dengan tampilan kerupuknya yang mengembang tidak beraturan — bergelombang, berlubang, dan tampak “berjejal” seperti sarang. Bentuknya memang tidak rapi seperti kerupuk pabrikan, tapi justru itulah daya tariknya: setiap keping unik.

Ciri khas kerupuk melarat

  • Bahan dasar tapioka — adonan sederhana yang diiris tipis lalu dijemur.
  • Dimasak dengan pasir panas — tanpa minyak, sehingga tidak berminyak saat disantap.
  • Mengembang besar dengan tekstur ringan dan kriuk yang khas.
  • Rasa netral gurih — cocok dipadukan berbagai masakan atau dimakan langsung.

Cara menikmati

Kerupuk melarat paling sering dijadikan teman nasi, pendamping empal gentong atau nasi jamblang, dan camilan kering. Beberapa orang juga menyukainya dicelup kecil-kecil ke sambal.

Tips memilih sebagai oleh-oleh

  • Pilih yang dikemas keras — kerupuk mudah pecah; kemasan kaleng atau kartun tebal lebih aman.
  • Pastikan kering sempurna — kerupuk lembap akan cepat berbau.
  • Beli di penjual langganan atau toko oleh-oleh — cek kebersihan pasir dan proses penggorengan.
  • Tahan perjalanan jauh — cocok dibawa pesawat maupun kendaraan.

Lengkapi paket buah tanganmu dengan sirup Tjampolay — lihat juga panduan lain di oleh-oleh khas Cirebon.

Proses produksi tradisional

Kerupuk melarat lahir dari proses yang sederhana tapi butuh kesabaran: adonan tapioka dibumbui, dikukus, dipipihkan, dijemur di bawah matahari hingga kering keras, lalu disimpan. Penggorengan dilakukan dengan pasir yang disangrai sangat panas — irisan kerupuk dimasukkan ke pasir, mengembang dalam hitungan detik, lalu diangkat dan disaring dari pasirnya.

Metode pasir inilah yang membuat kerupuk melarat tidak berminyak — berbeda dari kerupuk goreng minyak yang licin dan cepat lelah di mulut.

Menyimpan agar tetap kriuk

  • Simpan dalam wadah kedap udara — kerupuk menyerap kelembapan dengan cepat.
  • Tambahkan sedikit beras dalam wadah sebagai penyerap kelembapan alami.
  • Jangan simpan dekat bahan beraroma kuat (kerupuk menyerap bau).
  • Kerupuk yang agak lembap bisa dijemur singkat di bawah matahari.

Menggoreng ulang di rumah

Kerupuk melarat mentah yang dibeli langsung dari sentra bisa digoreng sendiri: panaskan pasir bersih di wajan besi sampai benar-benar panas, masukkan irisan kerupuk beberapa keping, aduk cepat, dan angkat begitu mengembang. Saring pasirnya dengan saringan kasar. Hasilnya sama kriuknya dengan versi warung.

Melarat, gendar, dan gulung: tiga kerupuk berbeda

Di sentra kerupuk pesisir kamu akan menemui tiga nama yang sering tertukar. Kerupuk melarat digoreng dengan pasir, tidak berminyak, bentuknya mengembang tak beraturan. Kerupuk gendar adalah bahan setengah jadi (belum digoreng) yang juga dikukus-jemur — orang membelinya untuk digoreng sendiri di rumah. Kerupuk gulung digulung tipis sebelum dijemur sehingga mengembang lebih rapi dan besar. Ketiganya dari adonan tapioka yang mirip, bedanya bentuk akhir dan cara masak.

Pelengkap masakan pesisir

Di Cirebon, kerupuk melarat hampir selalu hadir di meja makan bersama empal gentong dan nasi jamblang — gurih kriuknya menyeimbangkan kuah santan yang kaya. Beberapa warung bahkan menyajikannya pecah kasar di atas nasi sebagai “taburan kriuk”. Alternatif modernnya: remukkan di atas mie goreng atau salad untuk tekstur.

Foto utama: File:Kerupuk mlarat.JPG oleh Midori — CC BY-SA 3.0, via Wikimedia Commons.

Tahan berapa lama dan cara menyimpannya

Kerupuk melarat kering yang disimpan benar bisa tahan berbulan-bulan — itulah alasannya menjadi oleh-oleh favorit. Kuncinya tiga: wadah kedap udara, tempat kering, dan jauh dari bau masakan lain. Kerupuk yang mulai lembap bisa diselamatkan dengan penyangraian singkat di wajan tanpa minyak.

Bedanya dengan kerupuk udang?

Kerupuk udang memakai udang giling dalam adonannya sehingga rasanya gurih-laut, sementara kerupuk melarat polos — gurihnya murni dari garam dan rasa pasir panggangnya. Justru karena polos, melarat lebih serbaguna: pendamping nasi, penambah tekstur mie, atau camilan dengan sambal celup. Beberapa sentra juga menjual varian bumbu (pedas, bawang) untuk yang ingin rasa lebih tebal.

Menemukan sentranya di Cirebon

Sentra kerupuk melarat banyak dijumpai di wilayah pesisir utara Cirebon — biasanya bisa dilihat langsung proses penjemuran irisan kerupuk di pelataran rumah warga. Membeli langsung di sentra memberi harga terbaik sekaligus memastikan kebaruan produksi. Untuk yang tidak sempat, toko oleh-oleh di kota juga menjualnya dalam kemasan siap bawa.

Bagikan: WhatsApp Facebook
Ingin tahu lebih banyak? Panduan lengkap oleh-oleh dan topik terkait ada di halaman vertikalnya.
Jelajahi Oleh-Oleh Cirebon
Ditulis oleh PasarCirebon

Redaksi PasarCirebon — portal lokal Cirebon untuk kuliner, oleh-oleh, batik, jasa, dan kebutuhan sehari-hari.

← Semua artikel